The Soda Pop
Roy Blog | Heboh! Kapal pecah dirumah seorang warga!
.: Heboh! Kapal pecah dirumah seorang warga! :.
Oleh: Ahmad Roy
Kategori:Fiksi
Waktu & tgl post:17/09/2011 08:15wib
Waktu & tgl menulis:17/09/2011 07:46wib
Other:

Alamak, suaramu bagaikan kapal pecah saja. Mau minta dihargai tapi gak menghargai orang lain!!! Emank harga kamu berapa? Eh, maaf salah menawar harga. Tapi, 'Janganlah Seperti Gelas Kosong Yg Minta Di Isi Terus'. Sini kamu, aku pengen bilang sama kamu apa maksud pepatah tadi. Eitz, jangan takut! Aku gak bisa kok meniru suara kapal pecahmu itu. Jadi tenang saja, takkan membuat gendang telingamu pecah. Ya, walaupun itu suara paporitmu sa'at kau lantunkan ayat-ayat emosimu. Tak lupa juga, biasanya kau menambahkan sedikit sya'ir 'Makian' ditengah apiknya lirik marah 'Suara kapal pecah' kreasimu. Oh iya, hampir saja lupa tentang makna pepatah tadi. A: "kamu tahu gelas kosong bukan?" B: "ya jelas gelas gak berisi donk!!!" A: "betul... Tapi kamu tahu tidak bagaimana agar gelas itu berisi?" B: "(agak jengkel) tau lah!!! Ya gelasnya di isi, biar berisi!!!" Tampaknya lirik 'Suara kapal pecah' sudah bermunculan tanda-tanda kemunculan sosoknya. A: "to the point ya (dengan gaya ala 'brengsek'). Jadi, artinya; 'Orang yang kosong dari harga diri itu minta di isi terus'. Ya gak mungkin donk gelas udah penuh di isi lagi..." B: "jadi mode nya sekarang nyinggung nih!!!" A: "ya... APKTNTAJ (ape kate ente aje)." B: "Brengsek!!!!! Minggat lu dari sini!!!!" A: "Tanpa penghormatan, bubar gue. Tapi asal kau tau saja. Aku sedih kalau harus menentangmu. Tapi apa yang kuhadapi memaksaku untuk menentangmu." gdubrak!!! Pyar!!! Bercampur lirik 'suara kapal pecah' pun tak dapat dihindari.

Home